PENGARUH BEBAN PAJAK TANGGUHAN TERHADAP LABA BERSIH PADA PT ASURANSI JIWA MANULIFE INDONESIA PERIODE 2015-2024
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perkembangan beban pajak tangguhan dan laba bersih serta pengaruh beban pajak tangguhan terhadap laba bersih pada PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia periode 2015–2024. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa laporan keuangan tahunan perusahaan yang diperoleh dari website resmi PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan teknik analisis regresi linear sederhana. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik seperti uji normalitas, uji heteroskedastisitas, uji autokorelasi, dan multikolinearitas. Analisis lain yang digunakan adalah analisis perkembangan data, analisis regresi linear sederhana, analisis koefisien korelasi, koefisien determinasi, dan uji hipotesis (uji t). Berdasarkan analisis perkembangan data, beban pajak tangguhan dan laba bersih perusahaan menunjukkan pola pergerakan yang berfluktuasi secara dinamis dari tahun ke tahun. Hasil analisis regresi linear sederhana menghasilkan persamaan fungsi Y = 1.650.859.609 - 8,618X, yang mengindikasikan adanya arah hubungan terbalik antar-variabel. Nilai koefisien korelasi sebesar -0,204 menunjukkan bahwa hubungan asosiatif antara beban pajak tangguhan dan laba bersih tergolong lemah dan berarah negatif. Selanjutnya, nilai koefisien determinasi sebesar 4,16% mengindikasikan bahwa kemampuan beban pajak tangguhan dalam menjelaskan variabilitas perubahan laba bersih sangat terbatas, sementara 95,84% sisanya dipengaruhi oleh komponen operasional lain di luar model pengujian. Hasil pengujian hipotesis secara parsial (uji t) menghasilkan nilai t-hitung sebesar -0,589, yang secara mutlak lebih kecil dari nilai batas kritis t-tabel sebesar 2,306 (|-0,589| < 2,306). Berdasarkan hasil tersebut, keputusan pengujian statistik menetapkan bahwa H_0 diterima dan H_1 ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa beban pajak tangguhan tidak berpengaruh signifikan terhadap laba bersih PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia periode 2015–2024. Temuan ini serupa dengan hasil studi Hakim dan Rizal (2023), yang memperkuat kesimpulan bahwa fluktuasi profitabilitas akhir pada industri asuransi jiwa tidak ditentukan oleh akun akrual perpajakan, melainkan lebih dominan digerakkan oleh komponen operasional utama seperti pendapatan premi neto, pengelolaan investasi portofolio, dan realisasi beban klaim nasabah.
Kata kunci: Beban Pajak Tangguhan, Laba Bersih, Asuransi
- Cover_Yustiana_62201122002264.pdf
- BAB I_Yustiana_62201122002264.pdf
- BAB II_Yustiana_62201122002264.pdf
- BAB III_Yustiana_62201122002264.pdf
- BAB IV_Yustiana_62201122002264.pdf
- BAB V_Yustiana_62201122002264.pdf
- Daftar Pustaka_Yustiana_62201122002264.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.